Beranda > CPNS > Tes Kompetensi Dasar (TKD) dengan Computer Assisted Test (CAT) Untuk Seleksi CPNS

Tes Kompetensi Dasar (TKD) dengan Computer Assisted Test (CAT) Untuk Seleksi CPNS

Saya salinkan dari: http://www.polahku.com/  silahkan:

 

Tes Kompetensi Dasar (TKD) dengan Computer Assisted Test (CAT) Untuk Seleksi CPNS

Penerimaan CPNS tahun ini ternyata berbeda dengan penerimaan-penerimaan CPNS tahun-tahun sebelumnya. Sekarang sistem rekrutmennya menggunakan TKD alias Tes Kompetensi Dasar. TKD ini diwajibkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negar dan Reformasi Birokrasi untuk semua rekrutmen CPNS baik pusat maupun daerah.

Soal TKD ini dibuat oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) dengan 3 jenis bidang pengujian yaitu Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Inteligensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Jumlah soal seluruhnya adalah 100 soal dengan rincian 30 soal TWK, 35 soal TIU, dan 35 soal TKP. Masing-masing soal nilainya 0 jika salah dan 5 jika benar, kecuali untuk TKP nilainya antara skala 1 s.d. 5, tidak ada nilai 0. Jadi jika seluruh soal dijawab dengan tepat maka nilai maksimumnya adalah 500, dan nilai minimumnya adalah 35. Tidak ada sistem pengurangan nilai dalam ujian ini.

Untuk ujian TKD berbasis komputer atau yang lebih sering disebut Computer Assisted Test (CAT) waktunya adalah 90 menit. Dengan sistem komputer, peserta langsung mengerjakan soal ujiannya di layar monitor komputer. Pengoperasiannya cukup mudah dan waktu yang tersisa dalam pengerjaan sudah terpampang jelas di monitor. Soal dengan bentuk pilihan ganda membuat kita cukup menggunakan mouse untuk mengklik pilihan yang benar.

Pada setiap soal ada tombol ‘simpan dan lanjutkan’ dan ‘lewati soal ini’. Jika anda merasa yakin maka klik ‘simpan dan lanjutkan’, sebaliknya jika masih ragu-ragu atau belum tahu jawabannya bisa mengklik ‘lewati soal ini’. Jika terpaksa melewati soal maka nanti bisa kembali lagi ke soal itu dan di monitor juga terpampang jelas soal mana saja yang belum dikerjakan sehingga sangat membantu kita untuk kembali ke soal yang belum dikerjakan. Yang menarik lainnya, walaupun sudah mengklik ‘simpan dan lanjutkan’ namun kita ingin mengubah jawaban kita maka kita bisa kembali ke soal tersebut dan merubahnya senyampang kita belum mengklik tombol ‘selesai ujian’.

Jika semua soal sudah selesai kita kerjakan maka kita bisa mengklik tombol ‘selesai ujian’ dan akan muncul pilihan Ya atau Tidak. Kalau kita sudah yakin dengan jawaban-jawaban kita maka kita bisa memilih YA, dan akan langsung keluar nilai akhirnya. Namun, jika kita pilih TIDAK maka kita akan kembali ke soal dan bisa merubah jawaban yang ada.

TKD dengan sistem CAT memang banyak kelebihan dan bisa meminimalisir adanya kecurangan karena:
1. nilainya bisa langsung diketahui, sehingga lebih objektif
2. Prosesnya cepat, praktis dan mengehemat biaya kertas

Namun ada beberapa kekurangannya yaitu:
1. Perlu fasilitas komputer dan jaringannya yang memadai
2. Perlu sumber listrik yang bebas pemadaman atau diback up dengan UPS
3. Perlu tenaga ahli komputer dan jaringan yang menguasai sistem CAT
4. Tidak bisa dilakukan massal dengan jumlah yang banyak dalam waktu yang serentak karena keterbatasan IT.

Berdasar pengalaman saya mengawasi TKD berbasis CAT ini, peserta tidak mengalami kendala yang berarti karena navigasi sistem CAT di layar monitor sangat user friendly. Pernah suatu ketika peserta tidak bisa memulai ujian karena ada keterangan eror, maka sebaiknya browsernya ditutup dulu baru dibuka kembali.

Yang perlu kita ketahui juga bahwa soal-soal TKD ini mempunyai banyak versi, sehingga soal yang dikerjakan peserta yang satu tidak sama dengan peserta lainnya meskipun dalam ruangan yang sama dalam waktu yang bersamaan pula. Jadi sia-sia kalau pun mau mencontek.

Khusus untuk Kementerian Keuangan yang sebelumnya untuk tes pertama menggunakan jenis Tes Potensi Akademik, untuk tahun ini Kementerian Keuangan ikut kebijakan Kemenpan dan RB. Selanjutnya untuk yang lolos TKD akan masih menghadapi 3 tes lanjutan dengan sistem gugur, yaitu tes kedua adalah Psikotes, tes ketiga adalah Tes Kesehatan dan Kebugaran, serta terakhir adalah Wawancara.

Untuk mahasiswa ikatan dinas semisal STAN yang tahun-tahun sebelumnya setelah lulus kuliah langsung diangkat menjadi CPNS, mulai tahun ini diharuskan pula lulus TKD sebagai syarat untuk pengangkatan sebagai CPNS.

Selamat mengikuti TKD.

  1. 9 Mei 2014 pukul 10:38 AM

    Terima kasih infonya, Mas.

  2. Sura
    27 Juni 2014 pukul 6:22 AM

    Download contoh latihan soal CPNS gratis di sini http://latihan-soal-cpns-gratis.blogspot.com/

  3. rahmiah
    16 September 2014 pukul 8:46 PM

    mksih bnyak atas infonya..

  4. arsene wenger
    21 September 2014 pukul 10:24 AM

    apa mungkin cara ini efektif.. terus yg mengawasi atau petugas teknisi computer / CaT. apa yakin sepenuh nya bersikap bersih tanpa ad rekayasa… krna petugas atau teknisi computer /CAT memiliki peran vital ,

  5. Togar Yose
    31 Oktober 2014 pukul 12:23 PM

    trimakasih banayak om.. info yang bermanfaat.. (itu yang terpenting)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: