Beranda > internet & blog > Belajar Hidup dari Rindu

Belajar Hidup dari Rindu

Rindu adalah perasaan yang Allah ciptakan dan berikan pada manusia. Mungkin kerinduan pertama pada seorang manusia adalah pada ibunya ketika ditinggal walau sebentar, seperti ketika masih bayi yang menangis merindukan ibunya. Namun rindu manusia sesungguhnya adalah pada Allah Sang Pencipta, karena ketika di alam ruh (sebelum alam dunia) semua manusia telah bersaksi pada Allah bahwa Allah lah Tuhan-Nya. Inilah jenis kerinduan yang terbaca pada tulisan Saudari kita “Rindu“, kerinduan pada Allah Yang Maha Penyayang.

Rindu adalah seorang perempuan yang hidup yang tulisannya pun hidup, semoga tulisannya kan selalu hidup, dan mungkin kita bisa sedikit belajar hidup darinya. Ia adalah seorang penulis walau mungkin para penulis belum menyebutnya penulis, yang pasti ia telah menulis, & blognya ( RINDU … Perempuan di kebun HIKMAH ) sudah sangat dikenal (semoga ini tak menghilangkan keikhlasannya). Dan yang paling membahagiakan adalah bahwa dia menyatakan mencintai Allah sebagai satu-satunya Tuhan-nya, takkan menduakan atau menuhankan yang lain dan bahwa dia sedang hidup mencari Ridho-Nya. Semoga Allah senantiasa memberikan Hidayah-Nya padanya dan meridhoinya, amin.

Tidak semua tulisannya sudah saya baca, namun dari beberapa yang sudah, jelas dapat kita ketahui bahwa kita dapat belajar darinya, bahwa tulisannya adalah mengajarkan kebaikan. Kita dapat belajar dari tulisannya bahwa hidup ini adalah tuk mencari Ridho Allah, mencintai-Nya dan berusaha menggapai cinta-Nya.

Jika kita membaca blognya, kita menjadi belajar bahwa ia selalu mengingatkan kita tuk mencintai Allah, tidak beribadah selain pada-Nya, menghidupkan malam-malam kita dengan tahajjud, menghidupkan nafas-nafas kita dengan dzikir kepada Allah, mengisi malam-malam kita dengan mengaji, mensucikan harta kita dengan sedekah, membentengi diri kita dengan merutinkan puasa sunnah senin & kamis, menundukkan sebagian pandangan-pandangan kita, memakai jilbab bagi muslimah, berbuat baik pada orang tua kita, mendoakan ibu kita dan ayah kita, dan menjauhi hal-hal yang bertentangan dengan itu semua.

Kita juga belajar darinya tuk ikhlas & ridho atas takdir Allah, sabar dan syukur. Ia mengingatkan kita kepada kematian yang bisa datang tiba-tiba, sakit yang dapat Allah takdirkan tuk kita, dan musibah-musibah lain sebagai ujian kehidupan, ia mengajarkan agar itu semua menjadikan kita semakin dekat pada Allah.

Kita juga belajar darinya agar dapat memanfaatkan waktu kita yang sedikit di dunia ini, tuk kita gunakan sebaik mungkin, tuk beribadah pada Allah, maupun dalam bekerja keras mencari karunia rizki dari Allah di dunia ini tuk digunakan juga dalam rangka mencintai Allah dan mencari Ridho & Cinta-Nya.

Sebenarnya masih banyak lagi kebaikan yang dapat kita belajar darinya namun karena keterbatasan saya ini maka kiranya selebihnya dapat kita langsung menuju kebunnya. Hanya saja saya kembali ikut mengingatkan, sebagaimana ia juga telah mengingatkan, bahwa ia hanyalah manusa yang dapat terjatuh pada kesalahan, maka apapun yang terdapat dalam tulisannya yang bertentangan dengan kebenaran, kebaikan, petunjuk Allah dalam kitab-Nya & sunnah nabi-nya dengan pemahaman yang benar, maka janganlah diikuti, tapi ikutilah petunjuk Allah itu.

Demikian juga saya mohon maaf, atas banyak kesalahan saya,  semoga Allah mengampuni saya. Dan kita sebagai manusia tentu banyak salahnya termasuk dia, dan saya juga mohon maaf tuk dia dan kita semua.

Bagaimanapun dia telah banyak menuliskan kebaikan. Marilah kita berterima kasih padanya, doakanlah dia, dan doakan kita juga, berdoalah pada Allah Yang Maha Kuasa. Semoga Allah selalu menjaga & melindunginya. Semoga Allah senantiasa mengampuninya, merahmatinya, memberikan Hidayah-Nya, keselamatan, rizki, & kebahagiaan hakiki padanya juga pada kita semua. Amin ya Allah.

  1. 24 Februari 2010 pukul 4:21 PM

    Terima kasih atas segala baitan kata disini, sungguh saya hanya perempuan sederhana yang sedang belajar dan belajar menggapai cinta ALLAH.. doa mas Dan selalu menjadi bagian dari perjalanan saya, semoga ALLAH ridho

    *tersipu merah pipi saya nih kalo dipuji, alhamdulillah, syukur diatas syukur*

    • 25 Februari 2010 pukul 12:00 AM

      Terima kasih juga De..
      Aamiin.

      Alhamdulillah, segala puji bagi Allah, semoga ikhlash ya, jangan terlena pujian, terus perbaiki niat agar bisa terus ikhlash.

  2. Laki-laki Biasa
    24 Februari 2010 pukul 4:48 PM

    “Dakwah” Rindu yang menjadi keunggulannya adalah dia tidak pernah berniat untuk menggurui dan kata-kata yang dituliskan begitu ringan dan mudah untuk dipahami, hingga belajar agama pun menjadi lebih mudah. Hal ini tidak berubah sejak pertama kali saya mengikutinya (membaca dan berusaha memahami apa yang Rindu tulis dan sampaikan) beberapa waktu lalu hingga saat ini.

    Cuma satu hal yang perlu dipahami, Rindu adalah juga manusia biasa, dia tetaplah perempuan biasa yang diberikan kemampuan lebih dalam memetik/mengambil hikmah dari setiap peristiwa/kejadian yang dia alami maupun orang lain alami.

    Angin yang bertiup akan semakin kencang. Tetap Istiqomah ya De.. tetap tawadhu, rendah hati..gak boleh sombong.

    Dan: .. Semoga Allah menjaga & melindunginya..
    tulisannya memang berbentuk cerita yang ringan & mudah dipahami, tapi maknanya dalam.. semoga saja para pembacanya dapat tercerahkan..

  3. 25 Februari 2010 pukul 6:43 AM

    Hmm… special dedicated to…Rindu?
    Saya juga senang baca tulisannya🙂

    Dan: .. semoga ikhlash mengharap Ridho Allah..

  4. 26 Februari 2010 pukul 7:13 AM

    ALHAMDULILLAH… beberapa tulisan rindu saya print out dan saya bagikan kepada para sahabat jua tuk membacanya. alhamdulillah, mereka suka dan telah banyak yang berubah menjadi lebih baik. tulisan yang sangat sederhana dan syarat makna (RINDU…PEREMPUAN YANG SENANG BERKEBUN DI TAMAN2 ILAHI)🙂

    Dan: .. masya Allah.. alhamdulillah, semoga Allah menerima amal baiknya dan Anda dan memberi kita Hidayah-Nya.. amin..

  5. 26 Februari 2010 pukul 9:33 PM

    ^_^ pembaca setia postingan mbak rindu yaaaa …..😀 salam kenal

    Dan: ..🙂 salam kenal juga..

  6. windy
    4 Maret 2010 pukul 5:48 AM

    iah mba rindu mengajari saia banak hal lwat tlsan nyhaa . belajar untk jd penulis seperti drinya dan kaka yg bwt blog ni :p

    Dan : masya Allah, berdoa & berusaha yah.. 🙂

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: