Beranda > SEPETIK CERITANYA > Jangan terlalu Bersedih

Jangan terlalu Bersedih

Untuk saudaraku tersayang – smoga Allah ta’ala merahmatimu – …… maafkanlah aku karena tak dapat menghilangkan kesusahanmu… bagaimanapun kerasnya usahaku, mungkin aku tak dapat memahamimu dan melenyapkan kesedihanmu ….. , aku pun tak dapat memberi semua yang kau inginkan… atau mewujudkan semua yang kau impikan…. tak hanya aku………., mungkin orang tuamu pun tak dapat melakukannya….., kekasihmu pun tak mampu berbuat banyak…., bahkan para Nabi dan Rosul pun tak dapak mengabulkan harapanmu…., para Malaikat juga tak dapat menenangkanmu….. ya… betapa malang nasibmu jika tak ada satupun yang dapat menolongmu…..

Tapi tenanglah wahai saudaraku….. aku akan memberi berita gembira untukmu…… ada satu dan hanya ada satu…… yang dapat memahamimu…. mengerti segala kesusahanmu…….. bahkan mengetahui segala tentangmu……. mengetahui ketika kau masih dalam gelapnya kandungan ibumu……. ketika semua orang belum melihatmu…….. mengetahui tangismu ketika kau lahir ke dunia……. dan mengetahui segala tangismu dalam kehidupanmu…… mengetahui tawamu ketika orang tuamu menimangmu di waktu kecil….. mengetahui tawamu ketika teman-temanmu menghiburmu……. mengetahui debar jantungmu ketika kau menyukai seseorang….. mengetahui seluruh lirikan matamu…… dan semua keinginanmu….. mengetahui seluruh kejadian penting hidupmu…… seluruh mimpimu….

dan hanya ada satu….. yang paling menyayangimu…. paling banyak memberimu….. paling mengasihimu bahkan lebih dari kekasihmu… lebih dari orang tuamu… lebih dari siapapun….. walaupun mungkin kau sering melupakannya… kau tak peduli dengannya…. kau kadang menganggapnya tidak ada… dia tetap menyayangimu… dan terus mengasihimu…. dia terus memberimu dan berbuat baik kepadamu….. hanya saja mungkin kau tak menyadarinya….

Saudaraku tersayang…. Dialah Allah Yang Maha Penyayang…. Dialah satu-satunya yang dapat menghilangkan kesusahanmu……yang dapat memahamimu dan melenyapkan kesedihanmu……memberi semua yang kau inginkan…… dan mewujudkan semua yang kau impikan….. bahkan Dia kan memberi jauh lebih baik dari semua yang dapat kau impikan…….

Bersabarlah wahai saudaraku…. ya… tidak usahlah terlalu dipikir pusing masalahnya…. semuanya dalam kendali Allah, selama kita taat dan dekat pada-Nya maka Dia tidak akan menyusahkan kita….. Dia tidak akan pernah mendzholimi kita.

Jika kita merasa berdosa, maka hendaklah kita mohon ampun pada-Nya…. karena Dia Maha Pengampun dan suka pada orang yang memohon ampun…. Hendaklah kita banyak beristighfar atas dosa2 kita barangkali kesusahan-kesusahan yang kita alami adalah akibat dari kesalahan-kesalahan kita…….

Hendaknya kita belajar untuk taat pada-Nya, barangkali masalah-masalah yang kita hadapi adalah karena kita kurang taat pada-Nya… Hendaklah kita belajar mengenal-Nya……. barangkali rintangan-rintangan yang menghalangi kita adalah akibat kita cuek kepada-Nya….

Sungguh sengsara orang yang mati dalam keadaan dia belum pernah merasakan nikmatnya mengenal Allah, taat dan dekat kepada-Nya…… , karena Dia adalah Yang Maha Indah…………., Dia adalah Yang Maha Penyayang…….., yang semua nikmat yang kita terima adalah dari-Nya….. dan hanya Dia-lah yang mampu menghilangkan kesusahan-kesusahan kita…..

Maka hendaklah kita sinari hati kita dengan cahaya-Nya….. yaitu petunjuk-Nya… yang telah disampaikan melalui Rosul-Nya…….. dan dijelaskan oleh para ulama kita…. yaitu Al-Quran & As-Sunnah dengan pemahaman yang benar …..

Jika kita merasa telah mempelajari dan mengetahui seluruh perintah Allah dan juga telah mengamalkannya….. namun kita merasa kesusahan tetap menimpa kita…. maka ketahuilah…. bahwa kita sebenarnya belum melakukannya…. kita belum mengenal-Nya….. kita belum memahami seluruh petunjuk-Nya……. dan kita masih harus terus belajar dan berlatih………

Karena siapapun yang telah mengenal dan dekat kepada Allah ta’ala…. maka tidak ada kesusahan dan kesedihan pada dirinya…. perhatikanlah Firman Allah ta’ala dalam surat Yunus ayat 62-66 yang artinya:

Ingatlah……, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati………. (Yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa…… Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan (dalam kehidupan} di akhirat…… Tidak ada perubahan bagi kalimat-kalimat (janji-janji) Allah…. Yang demikian itu adalah kemenangan yang besar…… Janganlah kamu sedih oleh perkataan mereka…… Sesungguhnya kekuasaan itu seluruhnya adalah kepunyaan Allah………..Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui………. Ingatlah, sesungguhnya kepunyaan Allah semua yang ada di langit dan semua yang ada di bumi…….

Jika kita memang merasa belum apa-apa maka hendaklah kita menempuh jalannya….. karena tidak ada seorangpun yang bebas dari kekhawatiran dan kesedihan hati kecuali para wali Allah, siapakah mereka? yaitu orang-orang yang mereka beriman dan mereka selalu bertakwa…. (termasuk dari mereka adalah Para Nabi dan Para Shahabat, dan Para Ulama yang sholih) …… dan kita tidak akan dapat beriman dengan sebenarnya dan selalu bertakwa kecuali dengan belajar ilmu (agama) Islam… dengan benar….

Karena orang yang beriman dan bertakwa itu adalah orang yang mentaati perintah-perintah Allah… dan kita tidak dapat mengetahui perintah-perintah Allah kecuali dengan mempelajari apa saja perintah Allah tersebut sesuai petunjuk-Nya….

Semoga Allah ta’ala senantiasa membimbing kita menberi hidayah petunjuk pada kita agar dapat menempuh jalan-Nya yang lurus dengan ridho-Nya…. memperbaiki kehidupan kita dengan selalu mempelajari petunjuk-Nya dan mengamalkannya… dengan bantuan para ulama kita yang telah terlebih dahulu menempuh jalan ini dengan kerja keras mereka…

Kuncinya adalah dekat, dekat, dekat dengan-Nya, selalu mengingat-Nya, berdzikir, berdo’a, memohon petunjuk… memohon ampun… kemudian bertindak dengan berusaha terus dan terus mempelajari petunjuk-Nya, memahami dan mengamalkannya sampai akhir hayat kita…..

Semoga Allah ta’ala mengampuni kita… merahmati menyayangi kita…. Sesungguhnya Dia Maha Pengampun dan Maha Penyayang.

  1. 28 Agustus 2009 pukul 10:45 AM

    Assalamu’alaikum..

    gantian mampir nih.. nice posting, Mas..
    Emang cuma Dia yang mengerti kita, karena Dia yang memiliki kita.. Ya kan??
    ^^

    >>>>> jawab: wa ‘alaikumussalaam… trims… betul…. dan hanya Dia yang berhak di-ibadahi….

  2. 12 April 2010 pukul 9:03 PM

    keren maaas , lam kenal yaaa😀

    Dan : ..masya Allah.. salam..🙂

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: