Beranda > kata-kata bijak > Kata-kata Bijak – Rendah Hati

Kata-kata Bijak – Rendah Hati

Pernah disebut-sebut tentang tawadhu` di hadapan Al-Hasan Al-Bashri, namun beliau diam saja. Ketika orang-orang mendesaknya berbicara ia berkata kepada mereka:

saya lihat kalian banyak bercerita tentang tawadhu`!

Mereka  berkata: Apa itu tawadhu` wahai Abu Sa`id?

Beliau menjawab:

Yaitu setiap kali ia keluar rumah dan bertemu seorang muslim ia selalu menyangka bahwa orang itu lebih baik daripada dirinya.

————-

—————— sumber: salafyoon.net

About these ads
  1. fitri liana
    1 April 2010 pada 9:08 PM | #1

    bila diri merasa lebih baik dari yang lain..makna sudah timbulah sifat bangga diri dan riak..bernilaikah lagi amalan diri ketika itu.. Allah sahaja yang mengetahui..

    Dan : .. Semoga Allah menolong kita tuk selalu rendah hati…

  2. 19 September 2010 pada 8:35 PM | #2

    bagaimanakah cara menghilangkan rasa bangga diri pada diri kita…..
    :yakin kita bahwa Allah yang maha kuasa

    Dan : .. 1. Berdo’a kepada Allah, belajar agama, bergaul dengan orang-orang sholeh yang rendah hati..
    2. Meyakini bahwa kita lemah, lahir dalam keadaan lemah, kemudian Allah lah yang memberikan banyak hal kepada kita.
    3. Melihat orang-orang yang di bawah kita / sedang lemah / menderita kemudian renungkanlah bahwa kita bisa saja seperti mereka jika Allah menghendaki. Na’udzubillah min dzalik.
    4. Melihat orang-orang di atas kita bahwasanya mereka lebih daripada kita dengan izin Allah, kita bukanlah apa-apa.
    5. Merenungkan kisah/berita tentang orang-orang yang tinggi/hebat kemudian jatuh menderita, seperti Fir’aun, Qorun, atau di zaman sekarang, dsb. Bahwa semua keni’matan itu dari Allah, dan Allah bisa mengambilnya kembali.
    6. Mengingat ketika kita sakit atau jatuh, bahwa kita ini lemah, tiada daya dan kekuatan selain dengan pertolongan Allah.
    wallaahu a’lam.
    ..

  3. diah fitria rahmawati
    20 Desember 2010 pada 11:34 AM | #3

    kenapa terkadang orang selalu merasa dirinya bisa meraih apa yang dia inginkan oleh dirinya sendiri?????Bagaiman agar kita menghilangkan rasa itu?

    Dan : .. optimisme, percaya diri, selama tidak lupa bahwa semuanya atas kehendak dan pertolongan Allah. Tingkatkan iman, dengan belajar ilmu agama, yakini semuanya dalam kendali Allah, kita hanya berusaha, berdo’a, tawakkal.. ..

  4. 30 Desember 2010 pada 9:09 PM | #4

    nice share friend…like this :)

    silahkan kunjungi blog ku di http://khusnulok.wordpress.com/

    Dan : .. alhamdulillah, trimakasih ..

  5. 30 Maret 2011 pada 4:05 PM | #5

    Assalamualaikum wr wb.
    Saya mau Nnya, mengapa manusia kalau lagi keadaan susah ingat sama allah, tapim kalau lagi senang tidak ingat sama allah. cara mensikapi dengan cara apa.
    mohon maaf klu ada kesalahan dalam tulisan….

    Dan : .. semoga Allah senantiasa memberi kita Hidayah-Nya
    manusia sering terlena dengan kesenangan. maka cara mensikapinya adalah dengan berusaha sungguh sungguh agar selalu berada di jalan-Nya, selalu ingat kepada-Nya dengan menjalankan seluruh petunjuk-Nya, karena syari’at Islam yang lengkap ini mengajarkan petunjuk dari bangun tidur sampai mau tidur lagi, semuanya akan mengingatkan kita kepada-Nya, jika kita mau berusaha sungguh-sungguh mengamalkannya, tentu pertama kita harus belajar apa saja syariat/ petunjuk yang Allah berikan itu, melalui al-Quran dan as-Sunnah / hadits yang shohih, sibukkan diri kita dengan ilmu tersebut. Kita juga berusaha bergaul dengan orang-orang yang sholeh, yang selalu mengingatkan kita pada Allah.
    ..

    • 30 Maret 2011 pada 4:08 PM | #6

      rakinurmanto :
      Assalam mualaikum wr wb.
      Saya mau Nnya, mengapa manusia kalau lagi keadaan susah ingat sama allah, tapim kalau lagi senang tidak ingat sama allah. cara mensikapi dengan cara apa.
      mohon maaf klu ada kesalahan dalam tulisan….

  6. Rizal Rifa”i
    13 Agustus 2011 pada 4:19 PM | #7

    assallamua’alaikumm….

    terkadang manusia selalu salah dlm menghadapi hidup,
    tpi terkadang manusia juga tdk pernh bersyukur dg apa yg dia pnya..
    bagaimna bcara’y agar kita merasa d’hargai dg kehidupan yg allah ksih kpd qt ??

    Rizal dr Banten..
    asssalamua’alaikumm..

  7. arya risky
    11 Desember 2011 pada 12:10 AM | #8

    Kenapa Setiap Orang Itu selalu Membenarkan yg salah,..
    yang salah dibenarka,..???
    kenapa setiap orang waktu sakit baru menyadari apa yg telah dilewatinya salah??

  8. Fiersyatul Farrah
    18 Februari 2012 pada 8:52 PM | #9

    sipppp..!!!
    oKe BANGED.. !!!
    I lIKe this ..

  9. amri xtol
    2 Juli 2012 pada 10:35 AM | #11

    kenapa aku selalu ingat dengan yg di atas,udah waktu aku tobat ya allah…

  10. anton/kotel
    15 Juli 2012 pada 10:27 AM | #12

    sebab dri itu mari kita bersama” sujud kepada ALLAH.dan meminta kepada’y.
    ya ALLAH jadikan lah hamba mu ini jadi anak yang soleh dan berbakti kepada kedua orang tua ku

  11. 26 November 2012 pada 12:20 PM | #13

    rendah hati! mudah diucapkan susah dipraktekkan! Mudah2an kita menjadi hamba yang senantiasa dijauhkan dari sikap berbangga2 diri!

  12. chyank.fani@yahoo.com
    12 Desember 2012 pada 9:21 PM | #14

    q sayang ummy abi krna q sayang Allah

  13. 12 Maret 2013 pada 2:38 PM | #15

    Asslamu’alaikum Wr,Wb
    Knapa org baik kalah dengan org jujur…….?
    dan knpa org jujur selalu di tindas…….?

  1. Belum ada trackback.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

%d bloggers like this: