Indahnya Berdo’a dan Bersyukur
Berdo’a itu indah, bersyukur juga indah.
Namun berdo’a biasanya sering dilakukan jika kita sedang butuh saja, sedangkan bersyukur?
mungkin kita malah sering lupa bersyukur, terlalu terbawa oleh rasa sedih atau kekurangan padahal disisi lain mungkin banyak sekali nikmat yang kita terima.
Pada saat inilah kita merasa butuh dan berdo’a, lalu bagaimana jika digabung dengan bersyukur?
Lihatlah pembahasannya secara khas oleh sahabat kita yang mungkin memang sudah banyak dari kita yang sering berkunjung ke sana.
Ya, memang tulisan ini juga terinspirasi oleh tulisannya itu. Dan disana Anda akan dipersilahkan tuk mencoba resepnya itu.
Berdo’a dan bersyukur adalah termasuk dari hal yang indah dalam hidup dan jalan untuk meraih bahagia.
..Dan barangsiapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia.” (27.An Naml:40)
7. Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (14.Ibrahim)
186. Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.(2.Al-Baqarah)
19. maka dia tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdoa: “Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.” (27. An Naml)
15. Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: “Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.” (46. Al Ahqaaf)
I
Do’a / Dzikir Syukur dari Nabi -sholallahu ‘alaihi wa sallam-
اَللَّهُمَّ مَا أَصْبَحَ بِيْ مِنْ نِعْمَةٍ أَوْ بِأَحَدٍ مِنْ خَلْقِكَ فَمِنْكَ وَحْدَكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ، فَلَكَ الْحَمْدُ وَلَكَ الشُّكْرُ.
“Ya Allah! Nikmat yang kuterima atau diterima oleh seseorang di antara makhlukMu di pagi ini adalah dariMu. Maha Esa Engkau, tiada sekutu bagi-Mu. BagiMu segala puji dan kepadaMu panjatan syukur (dari seluruh makhluk-Mu).”
“Barangsiapa yang membacanya di pagi hari, maka sungguh telah bersyukur pada hari itu. Barangsiapa yang membaca ini di sore hari, maka sung-guh telah bersyukur pada malam itu.” HR. Abu Dawud 4/318, An-Nasai dalam kitab ‘Amalul Yaumi wal Lailah no. 7, halaman 137, Ibnu Sunni no. 41, halaman 23 Ibnu Hibban (Mawaarid) no. 2361. Abdul Aziz bin Baz menyatakan, bahwa sanad hadits tersebut hasan, lihat Tuhfatul Akhyar, halaman 24.
Jika sore hari membaca:
اَللَّهُمَّ مَا أَمْسَى بِيْ …
-~-
Nah, indah bukan? Tentunya indah jika Anda orang beriman, dan hanya orang berimanlah yang dapat menempuh jalan kebahagiaan dengan sempurna.
Alhamdulillah…
1. Pertamax…
2. BackLinknya kesitu to…
3. Mudah2an kita masih tetap bisa Bersyukur sampai hembusan nafas terakhir ya dan…
wasalam…
>>>>> jawab:.. Alhamdulillaah..

1. Selamat..
2.
3. Iya, bersyukur, berdo’a, berdzikir, bersabar, bertawakal, dkk… trims ya…
Berdo’a…itu sudah pasti harus dilakukan, karena kita adalah hamba Allah SWT.Namun terkadang saat do’a dikabulkan, kita bersyukur hanya di bibir saja… kurang diresapi sampai ke hati dan tidak diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari…
Mudah2an kita bukan termasuk orang2 yang ingkar…amiin…
>>>>> jawab: iyaa.. ketika berdo’a pun kadang kita tidak khusyu’… dan bersyukur itu kata para ustadz dengan 3 hal: 1.dengan hati kita, meyakini bahwa nikmat itu dari Allah dan bersyukur kepada-Nya, 2.dengan lisan kita, mengucap syukur, alhamdulillah, menyebut nikmat Allah.., 3.dengan perbuatan: yaitu dengan taat pada-Nya..
Ehm … terima kasih ya mas, atas diselipkannya tulisan sederhana saya, mari kita belajar bersyukur diawal bukan diakhir
>>>>> jawab: sama-sama..
.. terima kasih sudah mengingatkan dan mengajak kami untuk bersyukur…
ALhamdulillah saya masih bisa menemukan dan membaca artikel ini
>>>>> jawab: alhamdulillah masih bisa menemukan komen ini..
LInk updatedd
>>>>> jawab:
hadiiiiiiiiiirrrrrrrrrrr…^^
salam pagii dan..walaikumsalama sahabat
rindu memang nuansa rohaninya baik sob
bknya blablabla..akubri juga seriiing
baca lalu berucap alhamdulillah….
udah banunnnn blm iaaa?…ahahay
ada teh hangat gulanya sesendok, mau?…ahahay
cu………..
>>>>> jawab: eeh.. sudah standby juga… sip.. memang begitulah dia..
semangat.. !
mau dong tehnya…
__ini teh hangatnya..ciiat^^__










__SMILE SOB^^__
Alhamdulillah banget saya sejak dari dulu menemukan seorang penulis kayak mbak Rindu itu, semua tulisan-tulisannya memang selalu mengajak dan mengingatkan kita kepada Allah. Semakin diingatkan semakin saya rindu kepada Allah, dan kampung akhirat.
Terima kasih ya Allah, semoga ada orang seperti rindu-rindu yang lainnya seperti empunya blog ini.
Salaamun alaik,
Gilang Ramadhan
>>>>> jawab: wa ‘alaikum salaam.. alhamdu lillaah.. Segala puji hanya bagi Allah -ta’ala-…
Titip salam untuk Ade yah, kita bersyukur sudah memiliki pengingat seperti perempuan jelita itu.
>>>>> jawab: .. ya insya Allah.. kok ga salam sendiri? ..bersyukur..
syukur alhamdulillah
>>>>> jawab: alhamdulillah.. syukur…
Alhamdulillah…
menebarkan doa dan syukur di pagi yang cerah,
memperindah pagi ini..
Terima kasih telah berbagi,
>>>>> jawab: … alhamdulillaah.. terima kasih juga atas komen yang indah ini…
sudahkah berdoa dan bersyukur hari ini?
>>>>> jawab: .. sebuah pertanyaan yang jawaban tepatnya adalah dengan melakukan tindakan yang ditanyakan itu
terima kasih ya..
Hmmm, tulisan yang menarik. Terima kasih telah berbagi, karena jujur saja saya merasa jarang ada yang menuliskannya dalam perspektif seperti ini. Kesuksesan memang harus dimulai dari dalam, serta dilakukan dengan penuh komitmen.
Saya pikir kita memang perlu saling mengingatkan satu sama lain tentang teori dan proses pengembangan diri. Dan sebagai referensi silang, Anda juga pasti bisa menemukan cerminan lainnya dalam tulisan saya yang berjudul Racun Pengembangan Diri. Sekedar untuk semakin menambah wawasan saja, semoga bisa membantu.
Salam kenal, sobat, senang bertemu dengan sahabat baru yang juga memiliki semangat untuk menginspirasi orang lain.
Lex dePraxis
Unlocked!
>>>>>jawab: .. terima kasih, salam kenal juga, semoga Allah memberi Anda kebaikan..
hmm.. nama yang aneh untuk di Indonesia..