Beranda > ISLAM > Apakah sah jika tidak mengucapkan niat puasa?

Apakah sah jika tidak mengucapkan niat puasa?

gambar dari hamiltonmuslims.wordpress.com

Di sebagian masjid, setelah sholat tarawih biasanya ada yang memimpin untuk mengucapkan niat puasa bersama-sama. Mungkin sebagian kita juga diajarkan bacaan niat puasa di sekolah. Mungkin juga di media massa ditayangkan bacaan niat puasa. Lalu apa hukumnya mengucapkan bacaan tersebut? Apakah puasa sah jika tidak mengucapkan bacaan tersebut?

Niat puasa merupakan salah satu syarat agar puasa kita sah. Dalilnya adalah dari hadits Ibnu Umar dari Hafshoh bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya: “Barangsiapa siapa yang tidak berniat sebelum fajar, maka puasanya tidak sah.” (HR. Abu Daud, Tirmidzi, dan Nasa’i. Dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shohihul Jami’). Maksudnya yaitu puasa Ramadhan.

Niat puasa ini dilakukan untuk membedakan bahwa tujuan puasanya adalah untuk ibadah karena Allah ta’ala, bukan untuk yang lain misalnya untuk diet. Dan untuk membedakan bahwa puasanya puasa wajib atau sunnah.

Lalu bagaimana jika tidak mengucapkan niat sebelum fajar? Apakah puasanya sah? Imam Nawawi -rahimahullah- –ulama besar dalam Madzhab Syafi’i- mengatakan, “Tidaklah sah puasa seseorang kecuali dengan niat. Letak niat adalah dalam hati, tidak disyaratkan untuk diucapkan dan pendapat ini tidak terdapat perselisihan di antara para ulama.” (Rowdhotuth Tholibin, I/268)

Jika kita mencari hadits yang sah tentang petunjuk nabi atau shahabat beliau apakah mereka mengucapkan bacaan niat puasa, maka kita tidak akan menemukannya. Karena itu berarti kita tidak perlu mengucapkan bacaan niat puasa tersebut karena toh Nabi tidak mengajarkannya. Jika Nabi mengucapkan niat puasa, tentu beritanya akan sampai kepada kita (yaitu melalui para ahli hadits).

Maka menjadi mudahlah bagi kita karena tidak perlu menambah ajaran agama ini yang telah sempurna. Mungkin dahulu ada orang yang bingung, ia merasa puasanya tidak sah karena dia tidak mengucapkan bacaan niat padahal dia sudah makan sahur dan sudah berniat dalam hatinya. Atau ada orang yang kesulitan menghafal niat puasa dan suatu ketika dia tidak membawa catatannya akhirnya dia tidak puasa karena merasa tidak sah kalau dia berpuasa tanpa mengucapkan niat.

Sebagaimana disebutkan dalam hadits nabi dan dijelaskan oleh para Ulama diantaranya Imam Nawawi -rahimahullah-, maka hendaklah kita sudah berniat untuk puasa Ramadhan di dalam hati sebelum fajar tiba. Semoga kita dapat senantiasa ikhlash dalam menjalankan puasa ini karena Allah ta’ala semata, karena amal ibadah seseorang tidak diterima kecuali jika dengan niat yang benar (ikhlash) dan cara yang benar (sesuai petunjuk syariat).

ُ

About these ads
  1. 4 September 2009 pukul 10:45 PM

    Terimakasih tentang wacananya krn selama ini hal tersebut diatas buanyak diperdebatkan

    >>>>> jawab: Trims juga… smoga bermanfaat….

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d bloggers like this: